Perbedaan Stock Opname dan Uji Petik dalam Pengendalian Stok di Apotek

apt. Nurul Ayesya, S.Farm 4 min read

apoteker sedang melakukan stock opname dan uji petik di apotek

Pernahkah Anda mendapati catatan obat fast moving di komputer apotek aman, tetapi ternyata di rak kosong? Atau laporan keuangan akhir bulan selalu terkoreksi karena selisih stok misterius yang baru ketahuan di akhir bulan?. Disinilah dilema klasik operasional apotek sering terjadi. Mengandalkan stock opname saja sering kali terlalu lambat mendeteksi kebocoran. Kebanyakan Apoteker dan pebisnis apotek sudah familiar dan rutin melakukan stock opname (sebulan sekali atau 3 bulan sekali). Namun belum familiar dengan uji petik. Artikel ini akan membahas perbedaan stock opname dan uji petik, apa tujuannya, dan bagaimana melakukannya agar optimal dalam pengendalian stok di apotek.

Apa Itu Stock Opname (SO) di Apotek?

Stock opname (SO) adalah kegiatan menghitung fisik seluruh persediaan obat dan alat kesehatan yang ada di apotek, lalu mencocokkannya dengan catatan pada kartu stok atau sistem manajemen apotek. Tujuannya adalah memastikan data stok yang tercatat sesuai dengan kondisi nyata di rak dan gudang.

Kegiatan SO mencakup:

  • Perhitungan jumlah fisik tiap item (SKU) obat
  • Pemeriksaan kondisi barang (tanggal kedaluwarsa, nomor batch, kerusakan fisik)
  • Penataan ulang barang, biasanya mengikuti prinsip FEFO (First Expired First Out)
  • Penyesuaian catatan sistem/pembukuan apabila ditemukan selisih stok

Karena sifatnya menyeluruh, stock opname biasanya memakan waktu lebih lama dan melibatkan seluruh atau sebagian besar tim apotek. Frekuensinya bervariasi tergantung skala bisnis. Opname di apotek umumnya dilakukan setiap 6 bulan sekali, 3 bulan sekali atau sebulan sekali sesuai dengan kebijakan masing-masing apotek. Sedangkan menurut Petunjuk Teknis Pelayanan Kefarmasian di Apotek tahun 2019, opname sediaan farmasi, alat kesehatan, dan BMHP dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya sekali dalam 6 bulan. Khusus untuk golongan narkotika dan psikotropika, opname dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya sekali dalam 1 bulan.

(Baca juga: Panduan Lengkap Stock Opname di Apotek: Cara Efektif Kelola Stok)

Apa Itu Uji Petik di Apotek?

Uji petik (spot check atau sampling check) adalah pemeriksaan yang hanya mengambil sebagian kecil sampel dari total item obat secara acak (biasanya 5-10 item), dicocokan dengan catatan stok dan untuk diverifikasi kesesuaiannya dengan dokumen pendukung — misalnya faktur pembelian, surat pesanan, atau nomor batch. Ini biasanya dilakukan untuk obat-obat yang fast moving atau bernilai tinggi.

Sampling check atau uji petik biasanya dilakukan setiap pergantian shift, biasanya di akhir sebelum tutup shift. Dengan dilakukannya uji petik, apotek bisa lebih cepat tahu jika ada selisih pada sto dan lebih mudah dalam penelusuran.

Fokus targetnya adalah:

  • Obat high-risk/high-value (misalnya: insulin, injeksi mahal).
  • Narkotika & psikotropika (kepatuhan regulasi ketat).
  • Item fast-moving yang sering keluar-masuk (misal: parasetamol sirup, masker, vitamin tertentu).

Contoh implementasi: Setiap di akhisr shift penanggung jawab apotek memilih 5 item acak. Jika fisik di lemari ada 10 dan sistem mencatat 10, lolos. Jika berbeda, langsung telusuri resep di shift tersebut dan sebelumnya.

(Baca juga: Data Persediaan Apotek yang Harus Dievaluasi Secara Rutin)

Tabel Perbandingan Stock Opname (SO) dan Uji Petik di Apotek

AspekStock OpnameUji Petik
CakupanSeluruh item SKU di apotekSampel, beberapa item SKU
FrekuensiBulana, triwulan, atau 6 bulan Setiap shift, harian, atau ad hoc (mendadak)
Waktu dan beban kerjaTinggi, butuh koordinasi semua karyawan. Relatif lama (bisa tutup apotek/jam operasional khusus)Rendah (biasanya hanya 10-15 menit). Tidak mengganggu operasional
Tujuan utamaRekonsiliasi akuntansi, selisih stok, audit resmi, laporan laba-rugiDeteksi dini shrinkage (pencurian/hilang), validasi sistem
Fokus itemSemua item SKU (termasuk produk slow-moving)Fokus ke produk high-value, narkotika/psikotropika, fast-moving
Perbedaan stock opname dan uji petik di apotek

Kapan Apotek Harus Melakukan Stock Opname (SO)?

Stock opname idealnya dilakukan secara terjadwal dan konsisten, misalnya:

  • Setiap akhir bulan, untuk keperluan laporan keuangan dan evaluasi rutin.
  • Saat pergantian penanggung jawab apotek, agar serah terima stok jelas dan terdokumentasi.
  • Ketika terjadi indikasi selisih stok, seperti keluhan stok kosong padahal sistem menunjukkan tersedia.
  • Sebelum atau sesudah periode penjualan tinggi, misalnya musim flu atau hari besar, untuk memastikan ketersediaan obat.

(Baca juga: Strategi Efektif Meminimalkan Selisih Stock Opname Apotek: Studi Kasus)

Tips SO mudah: Gunakan barcode scanner atau integrasi dengan sistem saat SO agar meminimalisir human error pencatatan manual.

Kapan Apotek Harus Melakukan Uji Petik?

Uji petik biasanya dilakukan pada situasi berikut:

  • Saat inspeksi rutin atau mendadak oleh BPOM/Dinas Kesehatan, di mana petugas mengambil beberapa item obat secara acak dan meminta apotek menunjukkan dokumen pendukungnya.
  • Sebagai pengendalian mutu internal berkala, misalnya apoteker memeriksa 5-10 item per shift untuk memastikan kepatuhan tanpa harus melakukan stock opname penuh.
  • Setelah menerima laporan atau kecurigaan penyimpangan, seperti dugaan obat tanpa dokumen resmi.
  • Sebagai bagian dari audit internal manajemen risiko, khususnya untuk obat-obat golongan tertentu (narkotika, psikotropika, atau obat keras) yang pengawasannya lebih ketat.

Alasan Apotek Perlu Melakukan SO dan Uji Petik

Stock opname dan uji petik bukan metode yang saling menggantikan, melainkan saling melengkapi dalam sistem pengendalian internal apotek. Stock opname memastikan jumlah dan nilai stok akurat, untuk rekonsiliasi akuntansi, selisih stok, audit resmi, dan mengecek kesesuaian laporan laba-rugi. Sedangkan uji petik membantu mencegah kerugian akibat obat hilang, rusak, atau kedaluwarsa dengan lebih cepat sehingga mudah dalam melakukan penelusuran.

Mana yang Lebih Efektif Antara SO dan Uji Petik?

Agar efektif dalam pengendalian stok, jawabannya bukan “salah satu”, tapi kombinasi keduanya. SO dan uji petik saling melengkapi.

Uji petik adalah sistem alarm harian/mingguan Anda. Ini mencegah selisih menumpuk sampai akhir bulan. sedangkan SO adalah financial & physical checkpoint final untuk laporan resmi dan audit akuntansi.

Tips Praktis Menjalankan SO dan Uji Petik di Apotek dengan Software Apotek Digital

SO dan uji petik penting dilakukan di apotek guna mengendalikan persediaan, memastikan catatan stok sesuai, dan tidak ada kehilangan/rusak/kadaluarsa di penyimpanan. Tidak melakukan keduanya dapat berakibat catatan stok tidak sesuai, terjadi kehilangan, hingga kerugian finansial yang tidak sedikit. Berikut tips praktis penerapan di shift/harian/bulanan:

Harian/Per Shift: Lakukan uji petik 5–10 item (wajib masukkan obat narkotika/psikotropika dan high-value item seperti obat pareto A dan fast moving).

Bulanan: Lakukan stock opname total. Jika uji petik harian Anda disiplin, hasil selisih saat SO bulanan biasanya mendekati nol (0% variance).

Untuk melakukan SO dan uji petik mudah, efisien, dan minim kesalahan, gunakan software Apotek Digital. Aplikasi ini sudah dilengkapi fitur stock opname tanpa harus tutup apotek, dengan sistem barcode, dan bisa dilakukan bersamaan semua karyawan dengan data yang real-time/update. Sistem barcode juga membuat SO lebih efisien karena mencegah kesalahan produk dan pencarian produk lebih cepat.

Apotek Digital juga dilengkapi pengaturan untuk mewajibkan uji petik di setiap shift. . Setiap shift diwajibkan melakukan uji petik kepada sejumlah tertentu produk sebelum bisa tutup shift. Sehingga rutin melakukan uji petik akan membuat kesesuaian stok terjaga. Yuk coba/konsultasi gratis sekarang!

stock opname mudah dengan apotek digital, bisa dengan scan barcode juga

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan utama stock opname dan uji petik di apotek? Stock opname adalah perhitungan fisik seluruh stok obat secara total (biasanya bulanan/tahunan), sedangkan uji petik (spot check) adalah audit parsial pada item tertentu (high-value, fast-moving, atau acak) dilakukan secara mendadak atau berkala untuk deteksi dini selisih.

Apakah stock opname dan uji petik harus dilakukan bersamaan? Tidak harus. Keduanya bisa dijalankan secara terpisah sesuai kebutuhan — stock opname terjadwal rutin, sedangkan uji petik dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa mengganggu jadwal stock opname. SO dan uji petik perlu dilakukan karena saling melengkapi dalam mengendalikan stok.

Apakah uji petik bisa menggantikan stock opname? Tidak. Uji petik hanya memeriksa sampel kecil dan tidak mencerminkan kondisi keseluruhan stok, sehingga tidak bisa dijadikan pengganti stock opname yang menyeluruh.

Berapa kali idealnya apotek melakukan stock opname? Frekuensi ideal tergantung skala apotek, namun umumnya dilakukan minimal sebulan sekali

Apotek Digital - Software Apotek Handal, Lengkap, dan Mudah. Yuk daftar di sini Gratis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *