PharmaQ IAI Gandeng Apotek Digital di Workshop Pengelolaan Apotek Profesional

apt. Nurul Ayesya, S.Farm 2 min read

Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui unit usaha PharmaQ yang bergerak di bidang edukasi kefarmasian mengadakan Workshop Pengelolaan Apotek Secara Profesional Batch 1 pada 30-31 Januari 2026 lalu. Acara workshop ini ditujukan untuk pebisnis apotek dan Apoteker yang ingin memulai bisnis apotek. Melalui workshop ini, peserta mendapatkan wawasan dan tips praktis langsung dari para praktisi ahli-dari pharmapreneur, trainer pengelola apotek, dan vendor software apotek : Apotek Digital untuk mengoptimalkan manajemen, pelayanan, hingga performa bisnis apotek.

Workshop ini dihadirkan untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi apotek sehari-hari, dengan pembahasan yang praktis dan mudah diterapkan. Menghadirkan narasumber pakar yang berpengalaman di bidangnya, yaitu :

  1. Apt I Gede Purna Yogi Suara, S.Si sebagai CEO & Founder ApotekKU Group dan CEO PBF PT Aby Medika Sejahtera. Jaringan ApotekKU saat ini sudah tersebar 70 cabang di Bali dan NTB. Berpengalaman puluhan tahun dalam mengelola bisnis retail farmasi, baik di apotek dan komunitas
  2. Apt. Drs. Juri Waltra, merupakan trainer pengelolaan bisnis apotek yang sudah 20+ tahun berpengalaman dalam mengelola bisnis apotek. Dengan keahlian strategi & kebijakan retail modern, merchandising, logistik, manajemen persediaann marketing, dan peningkatan pelayanan penjualan di apotek
  3. Dr. Dra. Agusdini Banun Septaningsih, Apt sebagai Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan
  4. Aznan Firmansyah, ST merupakan Founder dan CEO Apotek Digital dan Digikes.id. Berpengalaman dalam membangun sistem atau digitalisasi untuk apotek, klinik, praktik dokter, dan supplier PBF & PBAK

Topik dari Workshop Mengelola Apotek Secara Profesional by PharmaQ IAI

Ada beberapa topik materi di workshop ini yang sangat relavan dan dibutuhkan apotek. Pada hari ke-1 disampaikan mengenai peraturan terkini yang berlaku tentang perizinan berusaha apotek dan standar pelayanan kefarmasian di apotek oleh Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan. Selain itu, Pak Yogi juga menyampaikan mengenai bagaimana pengelolaan apotek beserta tantangan dalam mengelolanya dan bagaimana pengadaan & pengelolaan secara digital. Sedangkan Pak Juri menyampaikan bagaimana penyimpanan dan penataan produk berdasarakan Good Storage Practice dan manajemen mutu rantai pasok.

Di hari ke-2, Pak Yogi menyampaikan tentang pelayanan pelanggan di era digital, teori pemasaran, konsep CRM (Customer Relation Management) dan Pengelolaan SDM dan Service Excellent. Selain itu juga disampaikan mengenai pengelolaan keuangan apotek, dari anggaran, laporan, profitablitas, dan analisis pajak. Untuk Pak Juri menjelaskan mengenai strategi meningkatkan penjualan dan pelayanan, dari sisi customer-centric, value based selling, dan pengambilan keputusan berdasarkan kebutuhan. Sedangkan Pak Aznan menyampaikan mengenai bagaimana peran digitalisasi dalam memudahkan pengelolaan apotek dan menghindari kerugian dari semua aspek operasioanal apotek, dari perencanaan kebutuhan hingga pelaporan dan pelayanan pelanggan.

(Baca juga : Panduan dan Pilar untuk Evaluasi Pertumbuhan Bisnis Apotek)

Cuolikan Workshop Mengelola Apotek Secara Profesional by PharmaQ IAI

Peran Apotek Digital untuk Membantu Kelola Apotek Lebih Profesional

Melalui proses seleksi dan bidding dari pihak penyelenggara yaitu PharmaQ IAI, Apotek Digital terpilih untuk menjadi salah satu narasumber dalam acara workshop tersebut dari sisi teknologi digitalisasi apotek. Sekaligus menjadi software apotek rekomendasi yang bisa dimanfaatkan pebisnis apotek dalam mengelola apotek lebih mudah dan profesional. Menurut Apt. Drs. Pujianto MM (selaku Direktur Utama PharmaQ IAI), Ada beberapa alasannya diantaranya kelengkapan fitur, kemudahan penggunaan, support multicabang, dan harga yang bersaing.

Pada sesi ini, Aznan Firmansyah selaku CEO Apotek Digital menjelaskan tentang kebutuhan adaptasi digital dalam pengelolaan apotek, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, manajemen stok, hingga laporan keuangan, dan pajak. Disertai juga simulasi penggunaan Apotek Digital dalam pengelolaan apotek dan tanya jawab.

(Baca juga : Aplikasi Apotek Digital : Solusi Manajemen Apotek Tahun 2026)

PharmaQ IAI Gandeng Apotek Digital dalam Workshop Pengelolaan Apotek Secara Profesional

Aplikasi apotek bukan sekedar sistem, tetapi menjadi partner dalam mengelola apotek lebih handal dan profesional. Jika dahulu manual pebisnis apotek disibukkan dengan urusan administrasi yang memusingkan dan sangat berisiko kerugian atau kebocoran. Dengan memanfaatkan digitalisasi apotek bisa lebih fokus pada strategi pengembangan bisnis dan pelayanan. Ingin konsultasi lebih lanjut, klik lebih lanjut disini!

Apotek Digital - Software Apotek Handal, Lengkap, dan Mudah. Yuk daftar di sini Gratis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *