Pelayanan farmasi merupakan salah satu standar pelayanan kefarmasian yang harus ada di apotek sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain untuk memenuhi standar pelayanan apotek, aspek pelayanan farmasi klinik di apotek juga dapat meningkatkan nilai jual apotek.
Tidak hanya itu, memberikan pelayanan yang baik di apotek juga dapat meningkatkan jumlah pelanggan, omzet dan membuat pelanggan loyal terhadap apotek. Disini akan dibahas mengenai pelayanan farmasi yang bisa dilakukan di apotek dan berbagai kiat untuk meningkatkan pelayanan di apotek.
Pelayanan Farmasi
Panduan cara pemusnahan resep di apotek sesuai Permenkes No. 73 Tahun 2016: syarat penyimpanan, prosedur, isi berita acara, dan kewajiban pelaporan.
Jeda minum obat setelah makan minimal 30 menit. Tidak harus makan nasi, makanan ringan sudah cukup. Pelajari aturan lengkap & contoh...
Kenali obat High Alert, kategori obat risiko tinggi, dan cara penyimpanan aman di apotek. Panduan lengkap dengan referensi ISMP & WHO.
71,46% masyarakat Indonesia melakukan swamedikasi, jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Lalu, bagaimana peran Apoteker dalam edukasi swamedikasi? Simak pembahasannya di artikel berikut!
Ketahui alur pelayanan resep di apotek dari awal hingga obat diterima pasien. Pastikan apotek Anda lebih efisien & sesuai regulasi! Baca...
Apoteker di apotek wajib tahu aplikasi ini agar bisa perpanjang izin praktik dan izin apotek. Apa saja aplikasinya, cek lengkapnya di...
Pelajari cara apotek berjualan online dengan langkah-langkah yang aman dan sesuai regulasi, serta manfaatkan software apotek untuk mempermudah prosesnya.
Gunakan teknik follow up pelanggan menggunakan WhatsApp untuk meningkatkan retensi pelanggan dan omzet apotek. Pelajari caranya disini!
Konsep Nine Stars of Pharmacist WHO: 9 peran apoteker dari care-giver hingga entrepreneur dan relevansinya di apotek era digital 2026.