Penanganan Obat Rusak dan Obat Kadaluwarsa di Apotek

apt. Nurul Ayesya, S.Farm 3 min read

obat

Obat rusak adalah keadaan obat yang tidak bisa terpakai lagi karena rusak secara fisik atau berubah bau dan warna yang dipengaruhi oleh udara yang lembap, sinar matahari, suhu, dan/atau goncangan fisik sehingga tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan khasiat. Sedangkan obat kadaluwarsa adalah obat yang sudah melewati tanggal kadaluwarsa atau expired date yang sudah tercantum pada kemasan yang menandakan obat tersebut sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi/digunakan. Informasi tanggal kadaluwarsa tercetak di kemasan obat, yang merupakan hasil uji stabilitas yang dilakukan industri farmasi

Obat rusak dan kadaluwarsa merupakan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat menimbulkan masalah kesehatan serta pencemaran lingkungan. Obat yang rusak dan kadaluwarsa perlu dimusnahkan karena rentan disalahgunakan dan dapat membahayakan pasien, pengguna atau lingkungan. Obat rusak dan kadaluwarsa juga merupakan salah satu sumber kebocoran pada pengelolaan stok di apotek. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan atau pengelolaan yang tepat.

Inti dari manajemen pengelolaan limbah farmasi adalah bagaimana mengurangi limbah sekaligus mengendalikan pembuangannya ke lingkungan tanpa pengolahan yang sudah terstandar terlebih dahulu. Lalu, bagaimana cara pengelolaan limbah farmasi seperti obat rusak dan kadaluwarsa di apotek?

Pengelolaan limbah farmasi seperti obat rusak dan kadaluwarsa dapat dilakukan secara mandiri, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota atau pihak ketiga berizin. Adapun pengelolaannya didasarkan pada jenis sediaan dan karakteristiknya, yaitu :

Sediaan obat padat (tablet, kaplet, kapsul, suppositoria)

  • Tablet, kaplet, kapsul, suppositoria dikeluarkan dari kemasan asli (kemasan primer)
  • Sediaan obat padat dihancurkan dan dicampur dengan bahan limbah lainnya sehingga tidak dapat digunakan kembali. Pastikan partikel debu tidak dilepaskan ke udara
  • Untuk sediaan padat antibiotik, penghancuran harus ditambahkan cairan asam dan/atau basa atau dihancurkan dengan metode enkapsulasi
  • Simpan campuran dalam wadah untuk kemudian diikutkan untuk dihancurkan bersama limbah B3 medis lainnya secara mandiri atau berkerjasama dengan pihak ketiga
  • Seluruh kemasan primer dihancurkan dengan cara disobek atau dicacah untuk kemudian dibuang ke tempat sampah non-medis

Sediaan cair dan semipadat (sirup, cairan obat luar, krim, gel)

  • Periksa apakah terdapat endapan di botol, jika ada endapan atau obat obat mengental, tambahkan air dan kocok untuk melarutkan.
  • Tuang cairan dan sediaan semi padat ke dalam wadah sehingga bercampur dengan bahan limbah lainnya agar tidak dapat digunakan kembali.
  • Limbah cair kemudian dapat dibuang melalui wastafel atau WC.
  • Sediaan cair yang mengandung antibiotik harus dilarutkan dalam air terlebih dahulu selama beberapa minggu baru kemudian dibuang menuju WC.
  • Untuk menghilangkan penyalahgunaan, bekas wadah obat berupa botol plastik, pot plastik atau kaca (gelas), dan tube dibuang dengan cara menghilangkan semua label dari wadah dan tutup, merusak wadah dengan cara digunting, dicacah, atau dipecahkan untuk kemudian disimpan dalam wadah yang dilapisi kantong plastik.

Obat cair atau padat dalam ampul atau vial

  • Ampul atau vial dibuka dan isinya dimasukkan dalam wadah.
  • Ampul atau harus dibuang di wadah limbah B3 medis.
  • Obat cair atau padat dalam ampul atau vial yang mengandung antibiotik harus dilarutkan dalam air terlebih dahulu selama beberapa minggu baru kemudian dibuang menuju WC.
  • Penanganan harus menggunakan APD berupa masker dan sarung tangan sebagai tindakan keamanan dan mengurangi risiko cidera dari benda tajam.

Obat berupa inhaler atau aerosol

  • Obat dengan formulasi berbentuk inhaler atau aerosol harus dikeluarkan atau disemprotkan perlahan ke dalam air untuk mencegah tetesan obat memasuki udara.
  • Obat dengan formulasi berbentuk inhaler atau aerosol harus dikeluarkan atau disemprotkan perlahan ke dalam air untuk mencegah tetesan obat memasuki udara.
  • Cairan atau padatan inhaler yang dihasilkan dilarutkan ke dalam air lalu dibuang pada saluran pembuangan air (wastafel atau WC).
  • Pastikan wadah inhaler atau aerosol sudah kosong.
  • Wadah inhaler maupun aerosol yang sudah kosong jangan dilubangi, digepengkan atau dibakar karena mudah meledak.
  • Wadah inhaler atau aerosol ini dibuang melalui perusahaan pengelolh limbah B3 medis, berizin.

Demikian cara mengelola limbah medis berupa obat rusak dan obat kadaluwarsa di apotek. Dengan adanya manajemen dan praktik pengelolaan limbah farmasi, termasuk obat rusak dan kedaluwarsa sesuai dengan standar diharapkan dapat meminimalisir risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Deteksi produk mendekati kadaluwarsa dengan Software Apotek Digital

Kerugian karena produk yang kadaluwarsa tidak sedikit, karena produk ini harus dimusnahkan. Jika ada produk atau obat kadaluwarsa di apotek, maka berarti uang modal tidak berputar, obat tidak bisa dijual lagi dan harus dimusnahkan, serta menimbulkan kerugian bagi apotek. Biasanya produk kadaluwarsa di apotek disebabkan produk menumpuk dan sudah lama tidak terjual di apotek, yang disebut dead stock. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengelolaan stok yang baik dan perencanaan produk sesuai dengan analisis agar pengadaan efektif dan sesuai kebutuhan.

Mendata expired date atau waktu kadaluwarsa produk merupakan hal yang penting di apotek. Untuk menghindari kerugian, apotek harus mampu mendeteksi produk mendekati ED sehingga apotek bisa antisipasi, misal dengan melakukan promo bundel produk, menjual dengan harga promo, bahkan melakukan retur ke distributor atau PBF. Dengan Software Apotek Digital, pebisnis apotek bisa mengetahui dan mendeteksi produk mendekati ED dengan cepat di fitur dashboard. Selanjutnya, dapat dilihat produk apa saja yang mendekati ED sesuai dengan filter waktu yang dipilih, misal kadaluwarsa dalam 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dll. Hal ini bermanfaat untuk menghindari apotek dari kerugian karena produk yang kadaluwarsa.

Status persediaan di Dashboard Software Apotek Digital
Fitur kadaluwarsa produk di Software Apotek Digital

Sumber Pustaka : Pedoman Pengelolaan Obat Rusak dan Kadaluwarsa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Rumah Tangga, Kemenkes RI, 2021

Apotek Digital - Software Apotek Handal, Lengkap, dan Mudah. Yuk daftar di sini Gratis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *